Takfir Mu’Ayyan Orang Yang Sudah Mati


MEMASTIKAN KAFIR MU’AYYAN ORANG YANG SUDAH MATI BAHWA IA PENGHUNI NERAKA
Apakah orang mu’ayyan yang mati di atas kekafirannya seperti Khumaini, Stalin, Lenin dan yang lainnya boleh dipastikan masuk neraka, di mana kita mengatakan umpamanya: Sesungguhnya Khumaini itu sekarang sedang di’adzab di dalam neraka?
Syaikh Ali Al Khudlair menjawab:
Orang kafir asli yang mati di atas kekafirannya, maka dia itu dipastikan masuk neraka, berdasarkan hadits:
ان أبي وأباك في النار
Artinya: Sesungguhnya bapakku dan bapakmu itu di neraka.”(HR Muslim)
Dan hadits rombongan Banul Muntafiq:
اذا مررت بقبر قرشي أو دوسي فقل أبشرك بما يسوؤك تجر على وجهك الى النار
Artinya:Bila kamu melewati kuburan orang Quraisy atau orang Daus, maka katakan (kepadanya): Aku memberikan kabar yang menyakitkanmu  bahwa kamu digusur telungkup di atas wajahmu menuju neraka.”(Hadits Shahih riwayat Ahmad)
Terutama bila dia itu berasal dari kalangan Yahudi atau Nasrani, berdasarkan hadits:
والذي نفس محمد بيده لا يسمع بي يهودي أو نصراني من هذه الأمة ثم لا يؤمن بالذي أرسلت به الا دخل النار
“Demi Dzat Yang jiwa Muhammad berada di Tangan-Nya, sungguh tidak mendengar tentang aku dari kalangan umat ini baik dia itu yahudi maupun nasrani terus dia tidak beriman kepada apa yang aku diutus dengannya, melainkan dia itu pasti masuk neraka.” (HR Muslim).
Ibnul Qayyim berkata di dalam Zadul Ma’ad: (Di dalam hadits itu ada dalil yang menunjukkan bahwa orang yang mati dalam keadaan musyrik maka dia itu masuk neraka).
Dan firman Allah subhanahu wa ta’ala:
“Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang.”(Al Mukmin: 46).
Dan bila dia itu adalah orang murtad dan mati di atas kemurtaddannya, maka diapun dipastikan masuk neraka, sebagaimana telah shahih dari Abu Bakar prihal orang-orang murtad yang terbunuh, dan tatkala beliau menerima permintaan mereka untuk berdamai maka beliau mensyaratkan kepada mereka agar mau bersaksi bahwa orang-orang murtad yang telah terbunuh dalam barisan mereka itu adalah masuk neraka, dan ia adalah ijma para sahabat.
Share on Google Plus

-

-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Baca Juga