Keingkaran dan Sifat Keras Kepala Bangsa Yahudi


Al-Quran banyak menjelaskan tentang keingkaran dan sifat keras kepala bangsa Yahudi kepada kita semua secara jelas-sejelasnya. Berikut adalah ayat-ayat yang menjelaskan tentang ini.

1. Surah Al-Baqarah : 41
Dan berimanlah kamu kepada apa yang telah Aku turunkan (Al Quran) yang membenarkan apa yang ada padamu (Taurat), dan janganlah kamu menjadi orang yang pertama kafir kepadanya, dan janganlah kamu menukarkan ayat-ayat-Ku dengan harga yang rendah, dan hanya kepada Akulah kamu harus bertakwa.

2. Surah Al-Baqarah : 42
Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil dan janganlah kamu sembunyikan yang hak itu[1], sedang kamu mengetahui.

3. Surah Al-Baqarah : 51
Dan (ingatlah), ketika Kami berjanji kepada Musa (memberikan Taurat, sesudah) empat puluh malam, lalu kamu menjadikan anak lembu[2] (sembahan) sepeninggalnya dan kamu adalah orang-orang yang zalim.

4. Surah Al-Baqarah : 54
Dan (ingatlah), ketika Musa berkata kepada kaumnya: "Hai kaumku, sesungguhnya kamu telah menganiaya dirimu sendiri karena kamu telah menjadikan anak lembu (sembahanmu), maka bertaubatlah kepada Tuhan yang menjadikan kamu dan bunuhlah dirimu[3]. Hal itu adalah lebih baik bagimu pada sisi Tuhan yang menjadikan kamu; maka Allah akan menerima taubatmu. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang."

5. Surah Al-Baqarah : 55
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang[4], karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya[5]".

6. Surah Al-Baqarah : 59
Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu dari langit, karena mereka berbuat fasik.

7. Surah Al-Baqarah : 61
Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: "Hai Musa, kami tidak bisa sabar (tahan) dengan satu macam makanan saja. Sebab itu mohonkanlah untuk kami kepada Tuhanmu, agar Dia mengeluarkan bagi kami dari apa yang ditumbuhkan bumi, yaitu sayur-mayurnya, ketimunnya, bawang putihnya, kacang adasnya, dan bawang merahnya". Musa berkata: "Maukah kamu mengambil yang rendah sebagai pengganti yang lebih baik ? Pergilah kamu ke suatu kota, pasti kamu memperoleh apa yang kamu minta". Lalu ditimpahkanlah kepada mereka nista dan kehinaan, serta mereka mendapat kemurkaan dari Allah. Hal itu (terjadi) karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para Nabi yang memang tidak dibenarkan. Demikian itu (terjadi) karena mereka selalu berbuat durhaka dan melampaui batas.

8. Surah Al-Baqarah : 65
Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu[6], lalu Kami berfirman kepada mereka: "Jadilah kamu kera[7] yang hina".

9. Surah Al-Baqarah : 68
Mereka menjawab: " Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami, agar Dia menerangkan kepada kami; sapi betina apakah itu." Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang tidak tua dan tidak muda; pertengahan antara itu; maka kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu".

10. Surah Al-Baqarah : 69
Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami apa warnanya". Musa menjawab: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang kuning, yang kuning tua warnanya, lagi menyenangkan orang-orang yang memandangnya."

11. Surah Al-Baqarah : 70
Mereka berkata: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu untuk kami agar Dia menerangkan kepada kami bagaimana hakikat sapi betina itu, karena sesungguhnya sapi itu (masih) samar bagi kami dan sesungguhnya kami insya Allah akan mendapat petunjuk (untuk memperoleh sapi itu)."

12. Surah Al-Baqarah : 71
Musa berkata: "Sesungguhnya Allah berfirman bahwa sapi betina itu adalah sapi betina yang belum pernah dipakai untuk membajak tanah dan tidak pula untuk mengairi tanaman, tidak bercacat, tidak ada belangnya." Mereka berkata: "Sekarang barulah kamu menerangkan hakikat sapi betina yang sebenarnya". Kemudian mereka menyembelihnya dan hampir saja mereka tidak melaksanakan perintah itu[8].

13. Surah Al-Baqarah : 74
Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang meluncur jatuh, karena takut kepada Allah. Dan Allah sekali-sekali tidak lengah dari apa yang kamu kerjakan.

Dan masih banyak lagi yang menjelaskan tentang sifat keingkaran dan keras kepala bangsa Yahudi. Berikut adalah di antaranya.

Q.S. 2:75, 2:76, 2:80, 2:83, 2:85, 2:86, 2:87, 2:88, 2:89, 2:90, 2:91, 2:92, 2:93, 2:101, 2:102, 2:103, 2:108, 2:111, 2:137, 2:140, 2:145, 2:146, 2:174, 2:211, 2:246, 2:247, 3:19, 3:21, 3:23, 3:24, 3:52, 3:55, 3:65, 3:70, 3:93, 3:98, 3:99, 3:112, 3:181, 3:183, 3:187, 4:44, 4:46, 4:51, 4:153, 4:155, 4:156, 4:160, 5:13, 5:22, 5:24, 5:25, 5:32, 5:43, 5:59, 5:60, 5:64, 5:65, 5:66, 5:70, 5:71, 5:79, 5:80, 5:81, 5:110, 6:20, 6:91, 6:114, 6:146, 7:133, 7:135, 7:136, 7:138, 7:148, 7:150, 7:160, 7:162, 7:166, 7:169, 9:34, 10:93, 14:8, 16:118, 17:101, 20:91, 26:67, 26:197, 27:76, 44:21, 45:17, 58:8, 61:6, 98:4


[1]. Di antara yang mereka sembunyikan itu ialah: Tuhan akan mengutus seorang Nabi dari keturunan Ismail yang akan membangun umat yang besar di belakang hari, yaitu Nabi Muhammad s.a.w.
[2]. Anak lembu itu dibuat mereka dari emas untuk disembah.
[3]. Membunuh dirimu ada yang mengartikan: orang-orang yang tidak menyembah anak lembu itu membunuh orang yang menyembahnya. Adapula yang mengartikan: orang yang menyembah patung anak lembu itu saling bunuh-membunuh, dan apa pula yang mengartikan: mereka disuruh membunuh diri mereka masing-masing untuk bertaubat.
[4]. Maksudnya: melihat Allah dengan mata kepala. 
[5]. Karena permintaan yang semacam ini menunjukkan keingkaran dan ketakaburan mereka, sebab itu mereka disambar halilintar sebagai azab dari Tuhan.
[6]. Hari Sabtu ialah hari yang khusus untuk beribadat bagi orang-orang yahudi. 
[7]. Sebagian ahli tafsir memandang bahwa ini sebagai suatu perumpamaan , artinya hati mereka menyerupai hati kera, karena sama-sama tidak menerima nasehat dan peringatan. Pendapat Jumhur mufassir ialah mereka betul-betul beubah menjadi kera, hanya tidak beranak, tidak makan dan minum, dan hidup tidak lebih dari tiga hari.
[8]. Karena sapi yang menurut syarat yang disebutkan itu sukar diperoleh, hampir mereka tidak dapat menemukannya.

Share on Google Plus

-

-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Baca Juga