Urutan Manusia Dari Awal Sampai Akhir


Kita diciptakan oleh Allah SWT dengan banyak proses, misalnya dari bayi menuju remaja kemudian menuju dewasa sampai kita mati. Jadi kita itu tidak langsung tiba-tiba anak-anak dan kemudian tiba-tiba dewasa. Tetapi semuanya itu ada prosesnya dan tingkatan-tingkatannya, sebagaimana firman Allah SWT :

sesungguhnya kamu melalui tingkat demi tingkat (dalam kehidupan), (Q.S. Al-Insyiqaaq : 19)

Dan tingkatan-tingkatan tersebut dijelaskan Allah SWT dengan sejelas-jelasnya di dalam Al-Quran, dari awal sampai dengan akhir.

Allah SWT berfirman :
Hai manusia, jika kamu dalam keraguan tentang kebangkitan (dari kubur), maka (ketahuilah) sesungguhnya Kami telah menjadikan kamu dari tanah, kemudian dari setetes mani, kemudian dari segumpal darah, kemudian dari segumpal daging yang sempurna kejadiannya dan yang tidak sempurna, agar Kami jelaskan kepada kamu dan Kami tetapkan dalam rahim, apa yang Kami kehendaki sampai waktu yang sudah ditentukan, kemudian Kami keluarkan kamu sebagai bayi, kemudian (dengan berangsur- angsur) kamu sampailah kepada kedewasaan, dan di antara kamu ada yang diwafatkan dan (adapula) di antara kamu yang dipanjangkan umurnya sampai pikun, supaya dia tidak mengetahui lagi sesuatupun yang dahulunya telah diketahuinya. Dan kamu lihat bumi ini kering, kemudian apabila telah Kami turunkan air di atasnya, hiduplah bumi itu dan suburlah dan menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. (Q.S. Al-Hajj : 5)

Jadi Allah SWT memulai penciptaan kita dari tanah, dan diperjelas lagi di ayat lain :

Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya dan Yang memulai penciptaan manusia dari tanah. (Q.S. As-Sajdah : 5)

Lalu jadi setetes mani, lalu jadi segumpal darah, dan sebagainya sampai kita mati/wafat yang dijelaskan pada Surah Al-Hajj ayat 5 di atas. Sehingga Allah SWT mencoba menegur kita dengan seruan :

Mengapa mereka tidak mau beriman? (Q.S. Al-Insyiqaaq : 20)

Wahai saudaraku, marilah kita meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dengan sebenar-benarnya. Jangan sekali-kali kita berbuat ingkar dan tidak patuh kepada-Nya, karena Dialah Tuhan kita dan Yang telah menciptakan kita.


Semoga bermanfaat.
Share on Google Plus

- Al-Quran Pedia

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ artinya : "Sebaik-Baik Kalian Adalah Orang Yang Belajar Al-Quran Dan Mengajarkannya."
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment