Sikap Orang Nasrani Terhadap Nabi 'Isa AS


Orang Nasrani memiliki 2 sikap terhadap Nabi ‘Isa AS, yang pertama orang yang benar-benar beriman kepada Nabi ‘Isa AS yang mengimani dan menganggapnya sebagai manusia, hamba dan utusan Allah SWT dan tidak lebih dari itu. Dan yang kedua adalah  orang yang kafir dan mengingkari Nabi ‘Isa AS yaitu menganggapnya lebih dari sekedar manusia biasa dengan mengatakan dan mengimaninya sebagai anak Tuhan (Allah) dan sebagai tuhan lain selain Allah SWT (karena cinta yang terlalu berlebihan kepada Nabi ‘Isa AS). Berikut adalah ayat-ayat Al-Quran yang membahas perihal ini.

1. Surah Ali ‘Imran : 52
Maka tatkala Isa mengetahui keingkaran mereka (Bani lsrail) berkatalah dia: "Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku untuk (menegakkan agama) Allah?" Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: "Kamilah penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah; dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang yang berserah diri.

2. Surah Ali ‘Imran : 53
Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul, karena itu masukanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi (tentang keesaan Allah)."

3. Surah An-Nisaa’ : 171
Wahai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu[1], dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesungguhnya Al Masih, Isa putera Maryam itu, adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya[2] yang disampaikan-Nya kepada Maryam, dan (dengan tiupan) roh dari-Nya[3]. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan: "(Tuhan itu) tiga", berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha Suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah menjadi Pemelihara.

4. Surah Al-Maa’idah : 17
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata: "Sesungguhnya Allah itu ialah Al Masih putera Maryam." Katakanlah: "Maka siapakah (gerangan) yang dapat menghalang-halangi kehendak Allah, jika Dia hendak membinasakan Al Masih putera Maryam itu beserta ibunya dan seluruh orang-orang yang berada di bumi kesemuanya?." Kepunyaan Allahlah kerajaan langit dan bumi dan apa yang ada diantara keduanya; Dia menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

5. Surah Maryam : 37
Maka berselisihlah golongan-golongan (yang ada) di antara mereka[4]. Maka kecelakaanlah bagi orang-orang kafir pada waktu menyaksikan hari yang besar.


[1]. Maksudnya: janganlah kamu mengatakan Nabi Isa a.s. itu Allah, sebagai yang dikatakan oleh orang-orang Nasrani.
[2]. Maksudnya: membenarkan kedatangan seorang nabi yang diciptakan dengan kalimat kun (jadilah) tanpa bapak yaitu nabi Isa a.s.
[3]. Disebut tiupan dari Allah karena tiupan itu berasal dari perintah Allah.
[4]. Yaitu: Orang-orang Yahudi dan Nasrani atau antara sesama Yahudi atau sesama Nasrani.

Share on Google Plus

-

-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Baca Juga