Bukti Bahwa Al-Quran Menerangkan Segala Sesuatu


Bismillaahirrahmaanirrahiim

Al-Quran adalah kitab yang menerangkan segala sesuatu sebagaimana firman Allah Ta’ala berikut.

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka itu terdapat pengajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal. Al Quran itu bukanlah cerita yang dibuat-buat, akan tetapi membenarkan (kitab-kitab) yang sebelumnya dan menjelaskan segala sesuatu, dan sebagai petunjuk dan rahmat bagi kaum yang beriman. (Q.S. Yusuf : 111)

(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al Kitab (Al Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. (Q.S. An-Nahl : 89).

Apa buktinya? Berikut adalah buktinya.

Al-Quran menerangkan semua hal. Di antaranya adalah :

1. Al-Quran menerangkan banyak ilmu pengetahuan, di antaranya ilmu biologi, fisika, astronomi, matematika, dan lain-lain.

Ilmu biologi, Al-Quran menjelaskan bahwasannya manusia itu diciptakan dari segumpal darah dan Dr. Keith L. Moore telah membuktikan bahwa itu benar. Sebagaimana firman Allah : 
Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. (Q.S. Al-‘Alaq : 2)

Ilmu fisika, Al-Quran menjelaskan tentang gaya gravitasi yang sudah sering kita dengar. Yang mana gaya gravitasi menyebabkan segala sesuatu benda akan jatuh ke permukaan bumi. Sebagaimana firman Allah ‘Azza Wa Jalla : 
Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)" (Q.S. Al-An’aam : 59)

Ilmu astronomi, Al-Quran banyak menjelaskan tentang benda-benda langit sebagaimana firman-Nya :
Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, lalu Dia bersemayam di atas 'Arsy. Dia menutupkan malam kepada siang yang mengikutinya dengan cepat, dan (diciptakan-Nya pula) matahari, bulan dan bintang-bintang (masing-masing) tunduk kepada perintah-Nya. Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanyalah hak Allah. Maha Suci Allah, Tuhan semesta alam. (Q.S. Al-A’raaf : 54)

Ilmu matematika, Al-Quran banyak menceritakan tentang ilmu hitung sebagaimana firman Allah SWT berikut :
Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi). (Q.S. Al-Kahfi : 25)

Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya, maka ia tinggal di antara mereka seribu tahun kurang lima puluh tahun. Maka mereka ditimpa banjir besar, dan mereka adalah orang-orang yang zalim. (Q.S. Al-‘Ankabuut : 14)

Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nuur : 2)

2. Al-Quran berbicara mengenai masa lalu, masa sekarang dan masa yang akan datang.
Al-Quran banyak berbicara tentang masa lalu atau yang kita sebut dengan sejarah, yaitu dengan kisah para nabi, kisah orang-orang saleh, kisah bangsa-bangsa yang diazab Allah, dan lain-lain.
Al-Quran juga berbicara tentang masa sekarang, di antaranya Al-Quran menjelaskan bahwa manusia sekarang ini sudah banyak berbondong-bondong masuk ke dalam agama Allah (Islam) sebagaimana firman-Nya :
dan kamu lihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong, (Q.S. An-Nashr : 2)

Al-Quran juga banyak menceritakan perihal yang akan datang, di antaranya yang paling banyak adalah tentang Hari Kiamat, Al-Quran banyak menyinggung perihal Hari Kiamat ini bahkan sebelum terjadi.

3. Al-Quran menjelaskan tentang hutang-piutang dengan begitu jelasnya, sebagaimana firman Allah Ta’ala :
Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bermu'amalah tidak secara tunai untuk waktu yang ditentukan, hendaklah kamu menuliskannya. Dan hendaklah seorang penulis di antara kamu menuliskannya dengan benar. Dan janganlah penulis enggan menuliskannya sebagaimana Allah mengajarkannya, meka hendaklah ia menulis, dan hendaklah orang yang berhutang itu mengimlakkan (apa yang akan ditulis itu), dan hendaklah ia bertakwa kepada Allah Tuhannya, dan janganlah ia mengurangi sedikitpun daripada hutangnya. Jika yang berhutang itu orang yang lemah akalnya atau lemah (keadaannya) atau dia sendiri tidak mampu mengimlakkan, maka hendaklah walinya mengimlakkan dengan jujur. Dan persaksikanlah dengan dua orang saksi dari orang-orang lelaki (di antaramu). Jika tak ada dua oang lelaki, maka (boleh) seorang lelaki dan dua orang perempuan dari saksi-saksi yang kamu ridhai, supaya jika seorang lupa maka yang seorang mengingatkannya. Janganlah saksi-saksi itu enggan (memberi keterangan) apabila mereka dipanggil; dan janganlah kamu jemu menulis hutang itu, baik kecil maupun besar sampai batas waktu membayarnya. Yang demikian itu, lebih adil di sisi Allah dan lebih menguatkan persaksian dan lebih dekat kepada tidak (menimbulkan) keraguanmu. (Tulislah mu'amalahmu itu), kecuali jika mu'amalah itu perdagangan tunai yang kamu jalankan di antara kamu, maka tidak ada dosa bagi kamu, (jika) kamu tidak menulisnya. Dan persaksikanlah apabila kamu berjual beli; dan janganlah penulis dan saksi saling sulit menyulitkan. Jika kamu lakukan (yang demikian), maka sesungguhnya hal itu adalah suatu kefasikan pada dirimu. Dan bertakwalah kepada Allah; Allah mengajarmu; dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (Q.S. Al-Baqarah : 282)

4. Al-Quran menjelaskan bahwasannya semua rezeki makhluk di bumi ini telah dijamin oleh Allah Ta’ala, sebagaimana firman-Nya :
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya, dan Dia mengetahui tempat berdiam binatang itu dan tempat penyimpanannya. Semuanya tertulis dalam Kitab yang nyata (Lauh mahfuzh). (Q.S. Huud : 6)

5. Al-Quran menjelaskan tentang hukum pidana, di antaranya adalah tentang hukuman bagi pelaku perzinaan. Sebagaimana firman Allah Ta’ala :
Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka deralah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus dali dera, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan orang-orang yang beriman. (Q.S. An-Nuur : 2)

6. Al-Quran memerintahkan berbuat baik kepada kedua orangtua dan melarang mendurhakai keduanya. Sebagaimana firman Allah Ta’ala berikut :
Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan "ah" dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. (Q.S. Al-Israa’ : 23)

7. Al-Quran mengajarkan bertoleransi antar umat beragama, yaitu tidak mencampuri urusan agamanya dengan agama orang lain. Sebagaimana firman Allah :
Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (Q.S. Al-Kaafiruun : 6)

8. Al-Quran berbicara tentang orang Yahudi, Majusi, Nasrani dan lainnya. Sebagaimana firman-Nya :
Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang Yahudi, orang-orang Shaabi-iin orang-orang Nasrani, orang-orang Majusi dan orang-orang musyrik, Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu. (Q.S. Al-Hajj : 17)

9. Al-Quran berbicara mengenai Taurat, Zabur, Injil ataupun Al-Quran sendiri. Sebagaimana firman Allah Tabaraka Wa Ta’ala.
Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, kamu tidak dipandang beragama sedikitpun hingga kamu menegakkan ajaran-ajaran Taurat, Injil, dan Al Quran yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu." Sesungguhnya apa yang diturunkan kepadamu (Muhammad) dari Tuhanmu akan menambah kedurhakaan dan kekafiran kepada kebanyakan dari mereka; maka janganlah kamu bersedih hati terhadap orang-orang yang kafir itu. (Q.S. Al-Maa’idah : 68)

“……. Dan Kami berikan Zabur kepada Daud. (Q. S. An-Nisaa’ : 163)

10. Allah SWT menjelaskan tentang penciptaan hujan di Al-Quran, sebagaimana firman-Nya :
Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira. (Q.S. Ar-Ruum : 48)

Dan masih banyak penjelasan lainnya yang tidak bisa dijelaskan satu persatu karena begitu banyaknya.

Wallahu a’lam Bishshowab

Semoga bermanfaat

Share on Google Plus

-

-
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Baca Juga